Tag Archives: Hadoop

Labs247 : Mengenal HGrid, YAVA dan Chanthel di Workshop Big Data

Labs247 bekerja sama dengan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) dan IDBigData baru saja menyelenggarakan Workshop Big Data. Kegiatan workshop tersebut diselenggarakan selama 2 hari yaitu hari Selasa-Rabu, 12-13 Desember 2017 dengan jumlah peserta sebanyak kurang lebih 45 orang. Penyelenggaraan Workshop Big Data dilaksanakan di Sala View Hotel, Solo. Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Labs247 dengan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) dan IDBigData. Workshop Big Data yang telah dilaksanakan dengan sukses ini berisi materi Chanthel, YAVA, dan HGrid.

Chanthel, YAVA dan HGrid merupakan produk lokal yang tidak kalah hebat dengan produk-produk dari luar. Apa itu Chanthel, YAVA dan HGrid?

  1. CHANTHEL
    Apa itu CHANTHEL? Chanthel adalah Document Management System. Chanthel menjalankan kemampuan Searching with Apache Solr. Dilengkapi dengan teknologi Optical Character Recognition (OCR), Chanthel mengenali teks dari gambar atau dokumen yang dipindai dan secara otomatis mengubahnya menjadi file format teks yang dapat diedit.
  2. YAVA Hadoop
    YAVA Hadoop merupakan kompilasi dari platform Big Data dimana platform-platform tersebut 100% open source. YAVA Hadoop menggunakan kekuatan ekosistem Apache Hadoop dan dirancang untuk membantu mempercepat penerapan-penerapan Hadoop beserta ekosistemnya di Indonesia.
  3. HGRID
    Hadoop Grid atau HGrid adalah kerangka perangkat lunak sumber terbuka untuk menyimpan data dan menjalankan aplikasi pada kelompok perangkat keras komoditas buatan lokal, produk ini sendiri digarap oleh Bpk. Solechoel Arifin dari PT. Dua Empat Tujuh. Ini menyediakan penyimpanan besar-besaran untuk semua jenis data, kekuatan pemrosesan yang besar dan kemampuan untuk menangani tugas atau pekerjaan tanpa batas secara tak terbatas.

Dalam kegiatan workshop big data tersebut, Labs247 mengirim mengirim beberapa trainer diantaranya Bpk. Sigit Prasetyo (Head of Knowledge LABS247) serta team Labs247 yang berlokasi di Yogyakarta diantaranya adalah Arief dolants, M. Ibnu Abdissalam, Fitroh Hidayatullah, Saryoto, dan Septian Galih Priyatna.

Data Mining Solutions by SOLUSI247

Solusi247 menawarkan solusi Data Mining. Data mining? Ya. Data mining adalah aplikasi kami yang memungkinkan Anda untuk menganalisis database secara besar-besaran secara statistik agar user mendapatkan informasi penting seperti pengenalan pola data, prediksi, pengelompokan data, klasifikasi data atau asosiasi data. Informasi-informasi seperti ini hampir tidak akan kita dapatkan dari metode metrik konvensional.

Bagaimana Solusi247 menawarkan solusi data mining? Solusi247 menyediakan solusi data mining melalui aplikasi open source pada server komputasi grid untuk memastikan data diproses secara optimal dan cepat. Solusi kami terintegrasi dengan Grid247 sebagai ETL dan data warehouse.

Solusi Data Mining yang ditawarkan oleh Solusi247 akan memberikan penggalian informasi seperti :

  • Costumer Behaviour Pattern Solution (Solusi Pola Perilaku Pelanggan)

Solusi Pola Perilaku Pelanggan ini menggunakan pemilihan fitur dan metode klasifikasi data untuk menyoroti atribut penting dari data agar diperhatikan sebagai pola perilaku pelanggan.

Model klasifikasi ini memungkinkan perusahaan untuk mengeluarkan kelompok pelanggan penting seperti calon  pelanggan. Tujuan dari pengenalan pola ini adalah mengurangi biaya kampanye secara efektif dengan hanya memilih calon pelanggan sesuai dengan pola-pola tertentu hingga solusi yang ditawarkan tidak hanya tepat sasaran namun juga tepat guna.

Model klasifikasi meliputi decision tree, artificial neural network dan support vector machine.

  • Market Basket Analysis

Market Basket Analysis memungkinkan perusahaan untuk menemukan hubungan aktivitas pelanggan. Informasi ini kemudian dapat digunakan untuk program pemasaran dan penjualan seperti program penjualan silang, diskon atau program loyalty.

  • Prediction or Forecast

Predictive data mining tools menganalisa data historis dan data transaksional untuk mendapatkan informasi di masa depan. Perkiraan data ini sangat penting, mengapa? Karena solusi ini dapat mengurangi resiko dan juga perusahaan bisa melihat peluang di masa depan. Alat prediksi kami meliputi regresi linear dan non linear, machine learning, dan time series model.

Pemodelan machine learning dapat memprediksi complex multimensional yang mana kompleks untuk metode metrik konvensional.

Persembahan idBigData Untuk Indonesia

Komunitas big data Indonesia telah sukses menggelar konferensi big data terbesar di Indonesia untuk yang ke 3 kalinya pada 7 dan 8 Desember 2016 lalu. Konferensi yang dihadiri sekitar 400 peserta ini diselenggarakan di di Auditorium Gedung BPPT, Jakarta, dan menampilkan 30 pembicara.

Konferensi Big Data Indonesia merupakan event tahunan yang diadakan oleh idBigdata, dan selama 3 tahun ini selalu konsisten dalam usaha mendorong perkembangan dan pemanfaatan big data di Indonesia. Menurut Sigit Prasetyo, chairman IDBigData sekaligus ketua panitia, KBI2016 adalah ajang show-off bagi berbagai pihak di dalam negeri untuk menunjukkan bahwa bangsa Indonesia sangat mampu untuk mengembangkan dan menerapkan big data dan berbagai teknologi yang mendukungnya.

Besarnya potensi data dan kebutuhan teknologi big data di dalam negeri diungkapkan Neil L Himam dari Bekraf, bahwa pada tahun 2020 mendatang di Indonesia diperkirakan akan ada sekitar 1,7 milyar perangkat terhubung ke internet of things, yang tentunya akan memproduksi data yang sangat besar. Nilai komersialisasi data sendiri bukanlah jumlah yang kecil, misalnya kapitalisasi pasar Facebook saat ini adalah USD 340 miliar, sedangkan ‘warga’ Facebook dari Indonesia sebanyak 77 juta, setara dengan USD 15 miliar atau Rp. 200 Triliun. Contoh lain adalah GOJEK, dengan jumlah pengemudi lebih dari 20 ribu dan aplikasi terinstall melebihi 10 juta, saat ini membukukan setidaknya 20 juta transaksi per bulan. Hal tersebut menunjukkan potensi pemanfaatan big data untuk mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif sangat besar.

Indonesia sebenarnya memiliki banyak potensi dan kemampuan dalam pengembangan maupun penerapan big data, seperti disampaikan oleh Beno K. Pradekso, CEO Solusi247, bahwa big data yang banyak didukung oleh teknologi open source, memungkinkan siapapun untuk dapat mengembangkan dan memanfaatkannya. Seperti yang selama ini sudah dilakukan oleh Solusi247, yang telah berhasil membuat berbagai tools untuk big data processing, maupun big data analytics, yang sudah diimplementasikan oleh beberapa perusahaan besar di Indonesia.

Wisnu Jatmiko, Manager Riset Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia menyampaikan hal senada, yaitu bahwa Indonesia sebenarnya sangat mampu untuk mengembangkan berbagai peralatan, algoritma maupun berbagai teknologi modern lainnya, seperti misalnya yang telah dikembangkan oleh team peneliti dari indonesia dalam bidang telehealth. Dalam serangkaian penelitian ini telah berhasil dikembangkan berbagai alat maupun algoritma yang dapat digunakan untuk melakukan USG maupun EKG secara otomatis, bahkan alat EKG ini telah berhasil mendapat penghargaan di level asia pasifik.

Tampil pula Oskar Riandi, CEO Bahasa Kita, yang menampilkan teknologi voice analytics. Oskar menyampaikan bahwa multimedia adalah bagian terbesar dari big data, namun saat ini penggalian dan pengolahannya masih sangat minim. Dalam pemaparannya disampaikan mengenai berbagai contoh pemanfaatan dan pengolahan data suara, khususnya yang telah berhasil dilakukan dengan menggunakan tools yang dibuat oleh Bahasa Kita.

Konferensi Big Data Indonesia 2016 juga menampilkan beberapa pembicara yang membagi pengalaman, tip dan insight mengenai implementasi big data dalam perusahaan mereka, di antaranya adalah Tina Lusiana, IT Data Analyst dari PT Telkomsel, perusahaan yang saat ini memiliki cluster Hadoop terbesar di Indonesia dengan lebih dari 300 nodes. Telkomsel merupakan operator telekomunikasi terbesar ke-15 di dunia, sehingga data yang diproses sangat besar, dan big data, khususnya Hadoop menjadi solusi pengolahan data yang ekonomis untuk diterapkan dalam skala besar. Hadoop cluster dapat mendukung kebutuhan pengolahan data dan analytics untuk memperbaiki layanan, merumuskan strategi marketing, maupun mendeteksi fraud.

Salah satu peningkatan yang didapatkan dengan penggunaan customer profiling dan campaign, adalah adanya peningkatan recharge sebesar 13 Milyar rupiah.

Pemanfaatan big data untuk pembangunan kota, yang biasa disebut dengan smart city disampaikan oleh Setiaji, Head of Jakarta Smart City. Pembicara lain yaitu Aldila Septiadi, Digital & Data Analytics Manager, PT Danone Indonesia, yang menyampaikan mengenai inovasi disruptive dalam bisnis FMCG. Dari bidang perbankan, tampil Febrianto, Team Leader Data Analyst and Insight PT. Bank Mandiri, menyampaikan mengenai transformasi bisnis melalui data analytics yang dilakukan oleh bank Mandiri.

Dari sisi pembentukan sumber daya, khususnya data scientist, tampil Komang Budi Aryasa, Deputy Research & Big Data, Pt Telkom Indonesia, mengulas mengenai peran seorang Chief Data Scientist. Menurut Komang, seorang data scientist memiliki peran yang luas dalam proses bisnis modern, baik dari sisi teknis maupun bisnis, mulai dari pendefinisian produk dan visi, sampai pada penerapan teknologi untuk memaksimalkan gross margin. Tampil pula Ainun Najib, Head Of Data, Traveloka, yang membawakan mengenai role dan skillset yang diperlukan dalam sebuah data team.

Dihadirkan pula beberapa showcase yang diantara menampilkan pemanfaatan tools maupun platform big data, di antaranya Big Data Lake, Big Data Document, Business Data Science, dan Big Data for Geospatial, yang disampaikan oleh pembicara-pembicara dari Labs247, Montis Advisory, dan Badan Informasi Geospatial Indonesia (BIG).


Untuk lebih lengkapnya, dapat dilihat melalui Channel Youtube idBigData


Source : idBigData

Big Data Developer Training Solusi247

Solusi247 kembali mengadakan BIG DATA Developer Training yang diikuti oleh para aktifis Big Data. Training ini dilaksanakan selama 5 hari mulai tanggal 22-26 Agustus 2016 silam, di Grand Royal Hotel, Bogor. Kegiatan ini berisi tentang pelatihan pengolahan data menggunakan framework big data yang di sampaikan oleh Bpk. Solechoel Arifin selaku HGrid Lead Developer SOLUSI247.

“Pelatihan ini meliputi konsep big data, bagaimana penyimpanan big data, bagaimana big data memproses data-data yang tersimpan di dalam framework big data. Kemudian dilanjutkan dengan pelatihan tentang tools untuk pemrosesan big data yang kita sebut HGrid247. HGrid247 ini adalah produk ETL untuk big data milik PT. Dua Empat Tujuh (SOLUSI247).” Jelas Pak Arifin ketika di wawancarai.

HGrid247 atau Hadoop Grid 247 ini adalah tools untuk pemrosesan big data dari Solusi247 yang digarap sendiri oleh beliau. Kegiatan training ini diikuti oleh peserta dari BIG (Badan Informasi Geospasial), hadir pula Bpk. Dr.-Ing Khafid selaku Kepala Pusat Pengelola dan Penyebarluasan Informasi Geospasial, Bpk. Beno K. Pradekso (CEO SOLUSI247) serta Bpk. Aria Rahendra (CMO SOLUSI247).