Tag Archives: Konferensi Big Data

Persembahan idBigData Untuk Indonesia

Komunitas big data Indonesia telah sukses menggelar konferensi big data terbesar di Indonesia untuk yang ke 3 kalinya pada 7 dan 8 Desember 2016 lalu. Konferensi yang dihadiri sekitar 400 peserta ini diselenggarakan di di Auditorium Gedung BPPT, Jakarta, dan menampilkan 30 pembicara.

Konferensi Big Data Indonesia merupakan event tahunan yang diadakan oleh idBigdata, dan selama 3 tahun ini selalu konsisten dalam usaha mendorong perkembangan dan pemanfaatan big data di Indonesia. Menurut Sigit Prasetyo, chairman IDBigData sekaligus ketua panitia, KBI2016 adalah ajang show-off bagi berbagai pihak di dalam negeri untuk menunjukkan bahwa bangsa Indonesia sangat mampu untuk mengembangkan dan menerapkan big data dan berbagai teknologi yang mendukungnya.

Besarnya potensi data dan kebutuhan teknologi big data di dalam negeri diungkapkan Neil L Himam dari Bekraf, bahwa pada tahun 2020 mendatang di Indonesia diperkirakan akan ada sekitar 1,7 milyar perangkat terhubung ke internet of things, yang tentunya akan memproduksi data yang sangat besar. Nilai komersialisasi data sendiri bukanlah jumlah yang kecil, misalnya kapitalisasi pasar Facebook saat ini adalah USD 340 miliar, sedangkan ‘warga’ Facebook dari Indonesia sebanyak 77 juta, setara dengan USD 15 miliar atau Rp. 200 Triliun. Contoh lain adalah GOJEK, dengan jumlah pengemudi lebih dari 20 ribu dan aplikasi terinstall melebihi 10 juta, saat ini membukukan setidaknya 20 juta transaksi per bulan. Hal tersebut menunjukkan potensi pemanfaatan big data untuk mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif sangat besar.

Indonesia sebenarnya memiliki banyak potensi dan kemampuan dalam pengembangan maupun penerapan big data, seperti disampaikan oleh Beno K. Pradekso, CEO Solusi247, bahwa big data yang banyak didukung oleh teknologi open source, memungkinkan siapapun untuk dapat mengembangkan dan memanfaatkannya. Seperti yang selama ini sudah dilakukan oleh Solusi247, yang telah berhasil membuat berbagai tools untuk big data processing, maupun big data analytics, yang sudah diimplementasikan oleh beberapa perusahaan besar di Indonesia.

Wisnu Jatmiko, Manager Riset Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia menyampaikan hal senada, yaitu bahwa Indonesia sebenarnya sangat mampu untuk mengembangkan berbagai peralatan, algoritma maupun berbagai teknologi modern lainnya, seperti misalnya yang telah dikembangkan oleh team peneliti dari indonesia dalam bidang telehealth. Dalam serangkaian penelitian ini telah berhasil dikembangkan berbagai alat maupun algoritma yang dapat digunakan untuk melakukan USG maupun EKG secara otomatis, bahkan alat EKG ini telah berhasil mendapat penghargaan di level asia pasifik.

Tampil pula Oskar Riandi, CEO Bahasa Kita, yang menampilkan teknologi voice analytics. Oskar menyampaikan bahwa multimedia adalah bagian terbesar dari big data, namun saat ini penggalian dan pengolahannya masih sangat minim. Dalam pemaparannya disampaikan mengenai berbagai contoh pemanfaatan dan pengolahan data suara, khususnya yang telah berhasil dilakukan dengan menggunakan tools yang dibuat oleh Bahasa Kita.

Konferensi Big Data Indonesia 2016 juga menampilkan beberapa pembicara yang membagi pengalaman, tip dan insight mengenai implementasi big data dalam perusahaan mereka, di antaranya adalah Tina Lusiana, IT Data Analyst dari PT Telkomsel, perusahaan yang saat ini memiliki cluster Hadoop terbesar di Indonesia dengan lebih dari 300 nodes. Telkomsel merupakan operator telekomunikasi terbesar ke-15 di dunia, sehingga data yang diproses sangat besar, dan big data, khususnya Hadoop menjadi solusi pengolahan data yang ekonomis untuk diterapkan dalam skala besar. Hadoop cluster dapat mendukung kebutuhan pengolahan data dan analytics untuk memperbaiki layanan, merumuskan strategi marketing, maupun mendeteksi fraud.

Salah satu peningkatan yang didapatkan dengan penggunaan customer profiling dan campaign, adalah adanya peningkatan recharge sebesar 13 Milyar rupiah.

Pemanfaatan big data untuk pembangunan kota, yang biasa disebut dengan smart city disampaikan oleh Setiaji, Head of Jakarta Smart City. Pembicara lain yaitu Aldila Septiadi, Digital & Data Analytics Manager, PT Danone Indonesia, yang menyampaikan mengenai inovasi disruptive dalam bisnis FMCG. Dari bidang perbankan, tampil Febrianto, Team Leader Data Analyst and Insight PT. Bank Mandiri, menyampaikan mengenai transformasi bisnis melalui data analytics yang dilakukan oleh bank Mandiri.

Dari sisi pembentukan sumber daya, khususnya data scientist, tampil Komang Budi Aryasa, Deputy Research & Big Data, Pt Telkom Indonesia, mengulas mengenai peran seorang Chief Data Scientist. Menurut Komang, seorang data scientist memiliki peran yang luas dalam proses bisnis modern, baik dari sisi teknis maupun bisnis, mulai dari pendefinisian produk dan visi, sampai pada penerapan teknologi untuk memaksimalkan gross margin. Tampil pula Ainun Najib, Head Of Data, Traveloka, yang membawakan mengenai role dan skillset yang diperlukan dalam sebuah data team.

Dihadirkan pula beberapa showcase yang diantara menampilkan pemanfaatan tools maupun platform big data, di antaranya Big Data Lake, Big Data Document, Business Data Science, dan Big Data for Geospatial, yang disampaikan oleh pembicara-pembicara dari Labs247, Montis Advisory, dan Badan Informasi Geospatial Indonesia (BIG).


Untuk lebih lengkapnya, dapat dilihat melalui Channel Youtube idBigData


Source : idBigData

Solusi247: “Big Data Untuk Indonesia” – Konferensi Big Data Indonesia 2016

Jakarta, 2016

Sudah setahun setelah diadakannya Konferensi Bigdata Indonesia 2.0 (KBI2015), kali ini Komunitas IdBigData lagi-lagi menyelenggarakan kegiatan berskala Nasional yaitu Konfe  rensi Bigdata Indonesia 3.0 (KBI2016). Berbeda dengan tahun lalu, KBI2016 kali ini diselenggarakan di Ibu Kota Jakarta. Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari tanggal 7-8 Desember 2016 ini diadakan di Auditorium Gedung BPPT 1 Jl. M. H. Thamrin No. 8 Kb. Sirih, Menteng, Jakarta Pusat.

Konferensi Bigdata Indonesia 2016 turut mengundang narasumber-narasumber yang ahli di bidangnya, seperti Prof. Drs. H. Muhammad Nasir, M.Si, Ak, Ph.D, CA – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, Rudiantara – Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Beno Kunto Pradekso – CEO SOLUSI247, Komang Aryasa – Deputy Research and Big Data PT. Telekomunikasi Indonesia, Ainun Najib – Head of Data at Traveloka, Aldila Septiadi SE, Msc, - Digital and Data Analytic Manager of Danone dan masih banyak lagi.

Sebagai sponsor utama yang berdampingan dengan IBM, SOLUSI247 mengirimkan narasumber-narasumber ahli seperti Beno Kunto Pradekso – CEO SOLUSI247, Aria Rahendra – Chief Marketing Officer SOLUSI247, Mugi Prayitno – Chief of Architect SOLUSI247, Imam Turmudzi - Big Data Project Manager SOLUSI247 dan Dolants - Product Development Manager Labs247.

Mengangkat tema “Leveraging National Capacities and Capabilities”, Konferensi Bigdata Indonesia 2016 mampu mempertemukan para praktisi, penggiat, dan pengguna Big Data di Indonesia.


 

Bertemu

KBI 2016 merupakan ajang bertemunya para ahli, peneliti, praktisi dan peminat big data di Indonesia. Mengumpulkan lebih dari 30 pembicara dari industri, instansi pemerintah, lembaga penelitian dan universitas-universitas terkemuka di Indonesia, dan lebih dari 400 peserta dari berbagai latar belakang dan keahlian, dengan satu kesamaan, yaitu ketertarikan terhadap teknologi big data, pengembangan dan pemanfaatannya.

Bersinergi

Dengan latar belakang peserta dan pembicara yang beragam, KBI 2016 merupakan kesempatan untuk memadukan pengalaman yang luas, pengetahuan, dasar teori yang mendalam, dan visi ke depan yang bertujuan untuk kemajuan dan kemandirian bangsa. KBI 2016 khususnya, dan idBigdata pada umumnya, diharapkan menjadi titik temu berbagai kalangan untuk menjalin kerja sama dan bersinergi dalam pengembangan dan pemanfaatan big data.

Berinovasi

Dengan terjalinnya kerja sama yang baik dari kalangan dengan latar belakang yang beragam tersebut diharapkan terlahir karya- karya inovatif di bidang big data, yang dapat bermanfaat bagi kemajuan industri dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.


 

Konferensi Bigdata Indonesia 2015 – Bertemu, Bersinergi, Berinovasi

Konferensi Big Data Indonesia 2015 adalah event besar bagi para IdBigData-ers (Big Data Indonesia). Konferensi Big Data Indonesia tahun ini akan diselenggarakan di Bandung setelah tahun lalu dilaksanakan di Yogyakarta pada bulan yang sama seperti tahun ini yaitu bulan Desember.

Tahun 2015 ini, Konferensi Big Data Indonesia, IdBigData akan bekerjasama dengan Telkom University. Masih seperti tahun lalu, event Konferensi Big Data Indonesia ini bertujuan untuk mempermudah penyampaian informasi Big Data kepada para peserta mengenai penjelasan, teknologi dan penerapan Big Data.


Bertemu.

Konferensi Big Data Indonesia 2015 merupakan ajang bertemunya para ahli, peneliti, praktisi dan peminat Big Data di Indonesia. Mengumpulkan lebih dari 25 pembicara dari Industri, instansi pemerintah, lembaga penelitian dan universitas-universitas terkemuka di Indonesia serta lebih dari 300 peserta dari berbagai latar belakang dan keahlian, dengan satu kesamaan, yaitu ketertarikan terhadap teknologi Big Data baik dari sisi pengembangan dan pemanfaatannya.

Bersinergi.

Dengan latar belakang peserta dan pembicara yang beragam, Konferensi Big Data Indonesia 2015 ini merupakan kesempatan untuk memadukan pengalaman yang luas, pengetahuan, dasar teori yang mendalam, dan visi ke depan yang bertujuan untuk kemajuan dan kemandirian bangsa. Konferensi Big Data Indonesia 2015 ini pada umumnya diharapkan menjadi titik temu berbagai kelangan untuk menjalin kerjasama dan bersinergi dalam pengembangan dan pemanfaatan Big Data.

Berinovasi.

Dengan terjalinnya kerjasama yang baik dari kalangan dengan latar belakang yang beragam tersebut diharapkan terlahirnya karya-karya inovatif di bidang Big Data yang dapat bermanfaat bagi kemajuan industri dan kesejahteraan masyarakat Indonesia yang berujung pada kemajuan bangsa Indonesia.


Konferensi Big Data Indonesia 2014

Yogyakarta, 2014

Konferensi Big Data Indonesia 2014 berlangsung sukses dan berakhir Kamis sore (04/12/14) dengan peresmian Komunitas ID Big Data Indonesia guna menindaklanjuti rencana-rencana yang disepakati bersama selama konferensi berlangsung. Komunitas ID Big Data yang telah terbentuk pada Konferensi Big Data Indonesia 2014 di Grha Sabha Pramana UGM, berfungsi untuk menguatkan penguasaan teknologi Big Data di Indonesia.

kbi2014

Dari konferensi yang berlangsung dua hari, Rabu dan Kamis, (03-04 Desember) terungkap bahwa kemajuan teknologi telah menghasilkan ledakan jumlah data yang sangat besar (Big Data). Data tersebut bisa dari berbagai macam segi kehidupan seperti penggunaan perangkat seluler, internet dan media sosial, transaksi elektronik, sensor dari peralatan industri dan rumah tangga, hingga data dari cuaca dan lalu lintas.

Adapun beberapa pembicara membahas mengenai Big data dengan judul-judulnya yang menarik sebagai berikut:

Chief Executive Organizer Solusi247 selaku penyelenggara Konferensi, Beno K. Pradekso mengatakan “Kekuatan suatu produk dilihat dari kesesuaian kebutuhan atau keinginan pasar. Keberhasilan sebuah program tercapai jika tepat sasaran dan keputusan yang tepat didasari oleh fakta yang dikumpulkan menjadi data”.

  1. Big Data, Between Hype and Reality” oleh Fajar Muharandy (Chief Solution Architect TERADATA Indonesia );
  2. Big Data, From Data to Commerce” oleh Komang Budi Aryasa (Proejct Director Bigdata Telkom);
  3. Applied Data Science” oleh Satrio Prabandaru (Data Science Expert in Financial & Marketing Industry);
  4. Artificial Intelligence and Big Data In Media Intelligence” oleh Ridwan Prasetyarto (CEO eBdesk Indonesia);
  5. Bring Big Data Analytic In Your Hand” oleh Nadia Alatas (CEO Cybertrend);
  6. University Research-ITB -WCPL” oleh Dr. Tri Wahyu Hadi;
  7. University Research-Telkom University” oleh Alfian Akbar Gozali, M.T;
  8. University Research-ITB – Informatika” oleh Dr. Eng. Ayu Purwarianti, ST., M.T;
  9. University Research-IPB- Bio Informatics” oleh Dr. Eng. Wisnu Ananta Kusuma, S.T. M.T;
  10. Smart City and IoT” oleh Yan Syafri Hidayat (CEO Fusi Global Teknologi).
  11. IoT and Big Data Infrastructure” oleh Joko Banu Sastriawan (Intel Indonesia);
  12. Security and Smart Data Center” oleh Mochamad Hariadi, ST., M.Sc., Ph.D (Kepala Lab Telematika Institut Teknologi Surabaya);
  13. Showcase, Big Data and Data Warehouse” oleh Dios Kurniawan (Big Data Implementation Leader at Telkomsel);
  14. Showcase, First Step Into Big Data” oleh Solusi 247 & Montis; “Showcase, Teradata” oleh Febyan Rahman;
  15. Media Intelligence & Big Data Analysis” oleh Rustika Herlambang (Communication Director of Indonesia Indicator);
  16. Showcase, Analytics Dashboard in DWH for University” oleh Widyawan, Ph.D (Kepala Pusat Sistem dan Sumber Daya Informasi UGM);
  17. Showcase, Paralel Query System” oleh Afisena Kurniawan (CEO1-822)

Agenda konferensi hari pertama menyajikan sebelas bahasan dan pada hari kedua mengulas delapan paparan tentang berbagai hal mengenai inovasi teknologi terkini pemanfaatan data beserta tantangannya serta solusi penerapannya demi kemajuan Bangsa Indonesia. Dengan pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat menunjukkan bahwa kompetensi lokal sangat memadai untuk penguasaan teknologi, implementasi dan pengembangan big data untuk kepentingan nasional.


Sumber :

K. Nistanto, Reska. 2014. “Big Data” Bisa Atasi Masalah Galian Kabel di Indonesia.

http://tekno.kompas.com/read/2014/12/03/15000767/.Big.Data.Bisa.Atasi.Masalah.Galian.Kabel.di.Indonesia.

03 Desember 2014 (15:00)

K. Nistanto, Reska. 2014. Komunitas IDBigData Dideklarasikan di Yogyakarta.

http://tekno.kompas.com/read/2014/12/04/14130037/Komunitas.IDBigData.Dideklarasikan.di.Yogyakarta.

04 Desember 2014 (14:13)

K. Nistanto, Reska. 2014. Masa Depan “Big Data” Dibahas di Yogyakarta. http://tekno.kompas.com/read/2014/12/03/12192947/Masa.Depan.Big.Data.Dibahas.di.Yogyakarta.

03 Desember 2014 (12:19)

Saifulloh, Mohammad. 2014. UGM Tuan Rumah Konferensi Big Data Indonesia 2014.

http://news.okezone.com/read/2014/12/03/65/1074050/ugm-tuan-rumah-konferensi-big-data-indonesia-2014.

03 Desember 2014 (14:20)

Yulianto, Budi. 2014. Konferensi Big Data Indonesia 2014 di Grha Sabha Pramana UGM.

http://rri.co.id/yogyakarta/post/berita/123633/teknologi/konferensi_big_data_indonesia_2014_di_grha_sabha_pramana_ugm.html.

03 Desember 2014 (14:47)


Apa itu Konferensi Big Data 2014?

Konferensi Big Data Indonesia 2014 adalah event besar mengenai big data yang pertama kali diselenggarakan di Indonesia. Konferensi ini dirancang sedemikian rupa untuk memudahkan penyampaian informasi kepada para peserta yang mengkombinasikan antara penjelasan, diskusi, showcase dan penyelesain kasus.

Konferensi ini merupakan sebuah forum bagi para peneliti, praktisi dan pendidik untuk mempresentasikan dan mendiskusikan inovasi terkini, tren, dan tantangan praktis yang dihadapi, serta solusi di bidang big datademi kemajuan bangsa Indonesia. Tujuan dari konferensi ini adalah :

  • Memberikan pemahaman mengenai konsep, teknologi dan penerapan big data serta data science.
  • Membangun kesadaran terhadap pentingnya penguasaan teknologi big data bagi Indonesia.
  • Mempertemukan para akademisi, peneliti, profesional, pengguna, penggiat, serta peminat big data di Indonesia untuk bertukar dan berbagi pengalaman serta hasil peneli-tian mengenai semua aspek big data.
  • Menentukan langkah-langkah nyata mengenai penguasaan teknologi dan pengembangannya, pemanfaatan serta implementasi untuk kemajuan bangsa.

Dengan pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat menunjukkan bahwa kompetensi lokal sangat memadai untuk penguasaan teknologi, implementasi dan pengembangan big data untuk kepentingan nasional. Kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan berkesinambungan setiap tahun.