Category Archives: 247 Activities

Workshop H-grid247 di Institute Pertanian Bogor (IPB)

Workshop Big Data Hadoop, hands on H-Grid247 di Institut Pertanian Bogor (IPB), Darmaga. dihadiri oleh mahasiswa dan praktisi untuk mempelajari tahapan-tahapan dari tools Hadoop 247. bapak Solechoel Arifin dari Solusi247 menjelaskan beberapa tools, seperti HDFS (Hadoop Distibuted File System), Hadoop Cluster, Hadoop Component, MapReduce dan lainnya.


workshophgrid247IPB


Penjelasan Singkat Hadoop Distributed File System (HDFS)

HDFS ini pada dasarnya adalah sebuah tempat atau direktori di komputer dimana data hadoop disimpan. Meskipun direktori ini di “format” supaya bisa bekerja sesuai dengan spesifikasi dari Hadoop.

Meskipun namanya file system, HDFS ini tidak sejajar dengan jenis file system dari sistem operasi misalnya NTFS, FAT32. HDFS ini menumpang diatas file system milik sistem operasi linux atau windows.

Data di Hadoop disimpan di cluster. Cluster biasanya terdiri dari banyak node atau komputer/server. Setiap node di dalam cluster ini harus terinstall Hadoop untuk bisa jalan.

Kelemahan di HDFS hadoop versi pertama adalah jika name node mati. Maka seluruh cluster tidak bisa digunakan sampai name node baru dipasang di cluster. Hadoop juga bisa dijalankan dalam single node. Biasanya single node ini digunakan hanya untuk training atau development. Bukan untuk produksi.

Setiap data atau file yang disimpan di HDFS selalu memiliki lebih dari satu copy. Ini disebut Refplication Factor (RF). Secara default RF adalah 3. Artinya satu file disimpan di 3 data node sehingga jika ada satu data node yang rusak, maka data node yang lain bisa memberikan filenya. Setiap 3 detik sekali, data node mengirim sinyal, disebut heartbeat, ke name node untuk menunjukkan bahwa data node masih aktif. kalau dalam 10 menit name node tidak menerima heartbeat dari data node, maka data node tersebut dianggap rusak atau tidak berfungsi sehingga setiap request read/write dialihkan ke node lain. Secara umum begini penyimpanan data di name node dan data node.

nodes

Source :

Hadoop Distributed File System (HDFS)


Hadoop Cluster

Sebuah cluster Hadoop adalah tipe khusus cluster komputasi yang dirancang khusus untuk menyimpan dan menganalisa data dalam jumlah besar yang tidak terstruktur dalam lingkungan komputasi terdistribusi.

hadoop cluster

Source :

Hadoop Cluster


Map Reduce

MapReduce adalah model pemrograman rilisan Google yang ditujukan untuk memproses data berukuran raksasa secara terdistribusi dan paralel dalam cluster yang terdiri atas ribuan komputer. Dalam memproses data, secara garis besar MapReduce dapat dibagi dalam dua proses yaitu proses Map dan proses Reduce. Kedua jenis proses ini didistribusikan atau dibagi-bagikan ke setiap komputer dalam suatu cluster (kelompok komputer yang salih terhubung) dan berjalan secara paralel tanpa saling bergantung satu dengan yang lainnya.

map reduce

Proses Map bertugas untuk mengumpulkan informasi dari potongan-potongan data yang terdistribusi dalam tiap komputer dalam cluster. Hasilnya diserahkan kepada proses Reduce untuk diproses lebih lanjut. Hasil proses Reduce merupakan hasil akhir yang dikirim ke pengguna.

Untuk menggunakan MapReduce, seorang programer cukup membuat dua program yaitu program yang memuat kalkulasi atau prosedur yang akan dilakukan oleh proses Map dan Reduce. Jadi tidak perlu pusing memikirkan bagaimana memotong-motong data untuk dibagi-bagikan kepada tiap komputer, dan memprosesnya secara paralel kemudian mengumpulkannya kembali. Semua proses ini akan dikerjakan secara otomatis oleh MapReduce yang dijalankan diatas Google File System.

Source :

MapReduce


Konferensi Big Data Indonesia 2014

Yogyakarta, 2014

Konferensi Big Data Indonesia 2014 berlangsung sukses dan berakhir Kamis sore (04/12/14) dengan peresmian Komunitas ID Big Data Indonesia guna menindaklanjuti rencana-rencana yang disepakati bersama selama konferensi berlangsung. Komunitas ID Big Data yang telah terbentuk pada Konferensi Big Data Indonesia 2014 di Grha Sabha Pramana UGM, berfungsi untuk menguatkan penguasaan teknologi Big Data di Indonesia.

kbi2014

Dari konferensi yang berlangsung dua hari, Rabu dan Kamis, (03-04 Desember) terungkap bahwa kemajuan teknologi telah menghasilkan ledakan jumlah data yang sangat besar (Big Data). Data tersebut bisa dari berbagai macam segi kehidupan seperti penggunaan perangkat seluler, internet dan media sosial, transaksi elektronik, sensor dari peralatan industri dan rumah tangga, hingga data dari cuaca dan lalu lintas.

Adapun beberapa pembicara membahas mengenai Big data dengan judul-judulnya yang menarik sebagai berikut:

Chief Executive Organizer Solusi247 selaku penyelenggara Konferensi, Beno K. Pradekso mengatakan “Kekuatan suatu produk dilihat dari kesesuaian kebutuhan atau keinginan pasar. Keberhasilan sebuah program tercapai jika tepat sasaran dan keputusan yang tepat didasari oleh fakta yang dikumpulkan menjadi data”.

  1. Big Data, Between Hype and Reality” oleh Fajar Muharandy (Chief Solution Architect TERADATA Indonesia );
  2. Big Data, From Data to Commerce” oleh Komang Budi Aryasa (Proejct Director Bigdata Telkom);
  3. Applied Data Science” oleh Satrio Prabandaru (Data Science Expert in Financial & Marketing Industry);
  4. Artificial Intelligence and Big Data In Media Intelligence” oleh Ridwan Prasetyarto (CEO eBdesk Indonesia);
  5. Bring Big Data Analytic In Your Hand” oleh Nadia Alatas (CEO Cybertrend);
  6. University Research-ITB -WCPL” oleh Dr. Tri Wahyu Hadi;
  7. University Research-Telkom University” oleh Alfian Akbar Gozali, M.T;
  8. University Research-ITB – Informatika” oleh Dr. Eng. Ayu Purwarianti, ST., M.T;
  9. University Research-IPB- Bio Informatics” oleh Dr. Eng. Wisnu Ananta Kusuma, S.T. M.T;
  10. Smart City and IoT” oleh Yan Syafri Hidayat (CEO Fusi Global Teknologi).
  11. IoT and Big Data Infrastructure” oleh Joko Banu Sastriawan (Intel Indonesia);
  12. Security and Smart Data Center” oleh Mochamad Hariadi, ST., M.Sc., Ph.D (Kepala Lab Telematika Institut Teknologi Surabaya);
  13. Showcase, Big Data and Data Warehouse” oleh Dios Kurniawan (Big Data Implementation Leader at Telkomsel);
  14. Showcase, First Step Into Big Data” oleh Solusi 247 & Montis; “Showcase, Teradata” oleh Febyan Rahman;
  15. Media Intelligence & Big Data Analysis” oleh Rustika Herlambang (Communication Director of Indonesia Indicator);
  16. Showcase, Analytics Dashboard in DWH for University” oleh Widyawan, Ph.D (Kepala Pusat Sistem dan Sumber Daya Informasi UGM);
  17. Showcase, Paralel Query System” oleh Afisena Kurniawan (CEO1-822)

Agenda konferensi hari pertama menyajikan sebelas bahasan dan pada hari kedua mengulas delapan paparan tentang berbagai hal mengenai inovasi teknologi terkini pemanfaatan data beserta tantangannya serta solusi penerapannya demi kemajuan Bangsa Indonesia. Dengan pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat menunjukkan bahwa kompetensi lokal sangat memadai untuk penguasaan teknologi, implementasi dan pengembangan big data untuk kepentingan nasional.


Sumber :

K. Nistanto, Reska. 2014. “Big Data” Bisa Atasi Masalah Galian Kabel di Indonesia.

http://tekno.kompas.com/read/2014/12/03/15000767/.Big.Data.Bisa.Atasi.Masalah.Galian.Kabel.di.Indonesia.

03 Desember 2014 (15:00)

K. Nistanto, Reska. 2014. Komunitas IDBigData Dideklarasikan di Yogyakarta.

http://tekno.kompas.com/read/2014/12/04/14130037/Komunitas.IDBigData.Dideklarasikan.di.Yogyakarta.

04 Desember 2014 (14:13)

K. Nistanto, Reska. 2014. Masa Depan “Big Data” Dibahas di Yogyakarta. http://tekno.kompas.com/read/2014/12/03/12192947/Masa.Depan.Big.Data.Dibahas.di.Yogyakarta.

03 Desember 2014 (12:19)

Saifulloh, Mohammad. 2014. UGM Tuan Rumah Konferensi Big Data Indonesia 2014.

http://news.okezone.com/read/2014/12/03/65/1074050/ugm-tuan-rumah-konferensi-big-data-indonesia-2014.

03 Desember 2014 (14:20)

Yulianto, Budi. 2014. Konferensi Big Data Indonesia 2014 di Grha Sabha Pramana UGM.

http://rri.co.id/yogyakarta/post/berita/123633/teknologi/konferensi_big_data_indonesia_2014_di_grha_sabha_pramana_ugm.html.

03 Desember 2014 (14:47)


Apa itu Konferensi Big Data 2014?

Konferensi Big Data Indonesia 2014 adalah event besar mengenai big data yang pertama kali diselenggarakan di Indonesia. Konferensi ini dirancang sedemikian rupa untuk memudahkan penyampaian informasi kepada para peserta yang mengkombinasikan antara penjelasan, diskusi, showcase dan penyelesain kasus.

Konferensi ini merupakan sebuah forum bagi para peneliti, praktisi dan pendidik untuk mempresentasikan dan mendiskusikan inovasi terkini, tren, dan tantangan praktis yang dihadapi, serta solusi di bidang big datademi kemajuan bangsa Indonesia. Tujuan dari konferensi ini adalah :

  • Memberikan pemahaman mengenai konsep, teknologi dan penerapan big data serta data science.
  • Membangun kesadaran terhadap pentingnya penguasaan teknologi big data bagi Indonesia.
  • Mempertemukan para akademisi, peneliti, profesional, pengguna, penggiat, serta peminat big data di Indonesia untuk bertukar dan berbagi pengalaman serta hasil peneli-tian mengenai semua aspek big data.
  • Menentukan langkah-langkah nyata mengenai penguasaan teknologi dan pengembangannya, pemanfaatan serta implementasi untuk kemajuan bangsa.

Dengan pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat menunjukkan bahwa kompetensi lokal sangat memadai untuk penguasaan teknologi, implementasi dan pengembangan big data untuk kepentingan nasional. Kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan berkesinambungan setiap tahun.


Kuliah Umum dan Workshop “BigData for Business”

Solusi 247 mengadakan kuliah umum dan workshop “BigData for Business” untuk dosen dan mahasiswa yang bertempat di Fakultas Ekonomi Bisnis.

Telkom University – Bandung.

Workshop bigdata


Big Data Mempengaruhi Perubahan Bisnis

Di lalu lintas protokol internet: Data-data bursa saham dan keuangan, akun pengguna internet, data transaksi perbangkan, transaksi penjualan, citra stelit, GPS, recorder camera, log, komunikasi antar pengguna, triliunan postingan, dokumen pribadi, dokumen pemerintahan, dokumen perusahaan, dokumen organisasi, video, gambar, audio Mp3, data email, akun pengguna internet, data GPS, telematri, data provider dan pelangganya, feed, game online dan aplikasi-aplikasi yang berkerja menjalankan internet pada koneksi global, serta sensor data dimana-mana yang bekerja di protokol internet. Itu semua adalah apa yang ada dalam Big Data. Anda mungkin dapat membayangkan luar biasanya jumlah data-data tersebut. Namun mengetahui berapa pasti banyaknya data-data itu adalah hal yang rumit dan kompleks.

Teknologi perangkat keras penyimpanan data berbasis cloud dan perangkat lunak open source hari ini telah membuat keberadaan Big Data menjadi lebih mudah di jangkau, dan dimengerti. Big Data bagi banyak perusahaan hari ini merupakan hal yang memang sangat meraka butuhkan, hal ini dikarenakan dalam data-data dengan volume besar ini terdapat pola dan informasi yang sangat berharga dan tentunya sangat kaya untuk di analisis untuk berbagai kebutuhan seperti; mempradiksi, pemasaran, identifikasi, pengambilan keputusan dan lainya.

Perusahaan seperti Google dan Hadoop Apache telah mengambil manfaat sejak dulu dari data dengan volume raksasa, dan menjadikanya sebagai kekuatan perusahaan mereka.

Google Search Engine misalnya sebagai perusahaan teknologi dengan pengguna terbanyak dan memberi manfaat terbesar kepada pengguna internet di seluruh dunia kepada berbagai lapisan termasuk perusahaan raksasa sekalipun. Tidak mengherankan jika Google menjadi salah satu perusahaan terkaya di dunia dengan kekayaan ratusan triliun yang ditambang dari data dan sejumlah proyek mereka yang lahir akibat analisis data sains dari gudang data mereka.

Source :

Big Data Mempengaruhi Bisnis Anda


Beberapa alasan mengapa Big Data mempengaruhi bisnis Anda

Big Data Peramal Pasar Di Masa Depan
Big Data menjadi salah satu tempat pengumpulan berbagai data dalam satu platform. Maka tak heran, kalau Big Data memungkinkan perusahaan bisa memprediksi pasar dengan lebih dulu. Banyak perusahaan yang masih bingung saat melakukan atau menjalankan bisnis karena mereka tidak mengerti kebutuhan pelanggan dan minat pelanggan yang semakin meningkat. Padahal masih begitu banyak hal yang bisa dikembangkan dari perusahaan tersebut. Dengan Big Data inilah alasan utama perusahaan akan bisa mengembangkan bisnis dengan lebih baik dan bisa memprediksi pasar yang lebih akurat, sehingga membuat perusahaan akan berkembang lebih baik dari sebelumnya karena sudah memilki data-data yang lengkap dan sesuai tujuan bisnisnya.

Data Jadikan Aset Berbisnis
Setiap bisnis tidak akan terlepas dari data dan analisa pada bisnis tersebut, misalnya saja saat Anda membuat website e-commerce, pengunjung membeli produk A melalui website yang Anda dirikan, kemudian datang pengunjung baru yang mendaftar saja atau yang sudah pernah melakukan pembelian. Saat semua pelanggan mulai jarang melakukan pembelian, para pelanggan masih meninggalkan informasi transaksi dari produk yang mereka beli. Naah, dari data itulah Anda bisa mengambil informasi data transaksi yang pernah ada di database website, Anda dan para pengusaha yang lain juga meletakan produknya di website Anda bisa dapat melihat dengan detail produk mana yang paling laku terjual dan produk mana yang sepi peminatnya.

Dengan mendata semua user/customers, Anda bisa mengembangkan bisnis dengan aset data yang sudah dimiliki dari Big Data ini. Maka jika para pengusaha bertanya “bagaimanakah Anda mengembangkan bisnis?” Anda tidak perlu memikirkannya, karena Anda sudah memiliki alasan yang tepat yaitu mempunyai semua aset data yang Anda miliki akan menjadi penentu arah bisnis Anda.

Mendata Pencapaian Target
Analisa pada semua data yang terkumpul pada big data akan membuat perusahaan lebih mudah dalam menganalisa apa saja yang telah di capai perusahaan atau platform media sosial yang Anda punya. Misalnya, di saat Key Performance Indicators (KPI) Anda mencapai target di Fanpage Facebook sebesar 25.000 like pertahunnya atau 50.000 user yang telah mendaftar di website Anda setiap tahunnya. Hal inilah yang menjadi alasan kenapa bisnis Anda membutuhkan Big Data untuk mengetahui pencapaian target dalam perusahaan.

Selain itu, perusahaan juga bisa mengandalkan Big Data untuk urusan internal yang bisa membantu pimpinan dalam mengawasi kinerja staff atau karyawan yang ada dalam perusahaan. Maka dari itu, Big Data bukan hanya untuk pencapaian penjualan/marketing perusahaan, namun Big Data juga bisa menganalisa kinerja sumber daya manusia internal perusahaan Anda.

Meningkatkan Pelayanan Customers
Alasan berikutnya kenapa Big Data bisa mengubah bisnis Anda, ya tepatnya ada pada pelayanan Anda pada customers. Kalau Anda ingin mencapai penjualan yang tinggi, Anda pun harus meningkatkan pelayanan pada pelanggan.  Dari data-data inilah Anda bisa mengetahui apa saja yang costumers inginkan, apa saja keluhan yang mereka rasakan dan fasilitas apa yang mereka mau. Dengan Big Data para pelaku bisnis bisa melebarkan sayap dalam memasarkan produk serta memberikan keuntungan  untuk aset nyata perusahaan yaitu pelanggan.

Apa yang Anda tunggu dari kecanggihan mendata pada Big Data? Anda bisa menggunakan berbagai tools atau platform Big Data yang bisa memberikan kesempurnaan mendata. Anda juga bisa mengetahui lebih dalam cara mengoptimalisasikan Big Data ke dalam bisnis atau brand dengan datang ke workshop social media terbesar yaitu Social Media Week 2016 pada tanggal 22 – 26 Februari 2016.

Source :

Alasan Big Data Pengaruhi Perubahan Bisnis


Perayaan Idul Adha 1435H

Idul adha menjadi salah satu kegiatan tahunan Solusi 247, lokasi pelaksanaan penyembelihan berada di area parkir PT. Dua Empat Tujuh. Idul adha menjadi semarak dengan banyaknya panitia yang ikut bekerjasama dalam pemotongan, penimbangan dan pembagian hewan qurban.

Berikut ini adalah peta rutin pelaksanaan Idul Adha 1435H :

idul adha 247


Idul qurban dalam sebuah ayat Al-Quran :

…“Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebagian dari syiar Allah, kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya, maka sebutlah olehmu nama Allah ketika kamu menyembelihnya dalam keadaan berdiri (dan telah terikat). Kemudian apabila telah roboh (mati), maka makanlah sebagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta.” (Al-Hajj: 36)